Jimz… “Sang Legenda Muncung yang Tak Kunjung Padam”

Jimmy Gunarso alias Jimz. Gue suka sebutan "Jimz" kedengarannya simple but sure dan tentu saja "gaya"! Jimz terkenal dengan "Legenda Muncung yang Tak Kunjung Padam". Muncung… mungkin kedengarannya kasar ya… padahal emang kenyataannya muncung beliau ini yang membuat beliau tenar. Aksi "bibir yang dimonyong-monyongkan" memang cuman Jimz yang jago dan tidak ada bisa yang menandingi. Aksi muncung ini terutama keluar saat sesi curhat "Realis Pahit" (maap kalo salah namanya). Atau ketika ada seseorang atau sesuatu yang kurang berkenan.. muncullah…si muncung kesayangan kita…

Tapi… Jimz bukan sekadar muncung. Bagi gue, Jimz is an everlasting brother, a brother for a lifetime. Dia mungkin gak banyak berkata-kata manis, walaupun Jimz cukup lihai menggubah kata dan membingkainya dengan cinta (cieeehh), tapi yang dia lakukan lebih dari sekedar kata-kata atau janji-janji angin lalu. Jimz adalah seseorang bakal selalu hadir saat apa pun juga. Ketika sayap terasa lelah dan pandangan mengabur, tanpa harus minta dua kali, dia bakalan ada di samping lu untuk melakukan apa pun semaksimal dia bisa. Pernah suatu saat, adik gue lagi bermasalah ama polisi, ortu gue harus pergi jam 3 pagi. Di tengah kepanikan, gue telpon dia, dan jam 3 pagi juga.. dia jalan dari Cisitu ke Kanayakan, cuman buat nemenin gue. Gue bahkan gak nelpon cowok gue (mantan-red), karena tahu dia gak bakalan datang. Tapi seorang Jimz… selalu ada ketika lu butuh shelter.

Jimz itu punya 1000% toleransi. Kadang gue sendiri kesel karena dia suka terlalu baik ama orang, dan kadang walaupun orang itu sepertinya memanfaatkan dia, dia akan selalu dengan senang hati meringankan tangan membantu dan menepikan batas toleransinya.

Though he has a lot of skills (left and right brain skills :D) and also knowledge, he always be humble. Walaupun dia gak suka dipanggil Jimmy Tambang, tapi gue selalu ngerasa his belong in this mining areas. Gak hanya masalah teknik, dari segi kreatifitas Jimz juga bisa diacungi jempol. Bukti nyata, dia ikut mempelopori Lentera, majalah KMK (sekarang masih gak ya?), berkiprah banyak waktu kita buat film Natal KMK, dengan sukarela ngebuat film yang manis banget buat ULTAH gue (isinya tentang komen temen2 dan keluarga gue soal gue… hiksss… terharu), trus dia ngebikin buletin edisi khusus gue pas gue ultah taun kemaren sebelum berangkat ke Singapore, berapa banyak presentasi yang digarap ama dia pake FLASH and sukses… pokoknya banyak banget daaaaahhh, gak cukup seluruh blog ini dipake buat nge-list…

Dalam banyak hal, pandangan kita sama. Termasuk soal agama. Kita memang beragama, tapi kita bukan orang agama. Hihihi… bingung nggak? Dalam artian, kita sama-sama merasa nyaman mengenakan "baju" kami, tapi gak pernah pengen memaksakan orang lain untuk memakai "baju" yang sama. Bagi kami, agama hanya satu jalan dari sekian banyak jalan untuk memuliakan Dia. Walaupun, agak sedih juga karena populasi kami semakin berkurang. Hehehe…

Dalam urusan cinta, Jimz salah satu orang yang paling setia yang pernah gue temui. Mungkin ini juga berkaitan dengan toleransi 1000%-nya dia. Kalo dah mencintai seseorang, dia gak bakalan beralih walaupun badai menghadang. Dan dia bakal ngasih apa aja ke orang yang dia cintai. Uumm… sebenernya cinta di sini gak hanya buat cinta lawan jenis, tapi juga berlaku untuk cinta sahabat dan keluarga.

Jimz adalah R&B. R&B is the way his living. Musik kita berdua emang beda banget, tapi somehow jadi saling melengkapi juga. Gue sekarang lebih toleran sama R&B, dan Jimz lebih bisa ngedengerin lagu2 britpop. Hehehe.. Tapi kita punya satu band favorit… Sheila on Seven! :))

"Kita selalu berpendapat kita ini yang terhebat. Kesombongan di masa muda yang indah. Aku raja kau pun raja. Aku hitam kau pun hitam. Arti teman lebih dari sekedar materi. Pegang pundakku jangan pernah lepaskan, bila ku mulai lelah, lelah dan tak bersinar" -SAHABAT SEJATI, Sheila on Seven-

Gue harap persahabatan kita gak akan pernah lekang oleh waktu. Although I know, people do change. Kita buka lebar pelukan mentari, yo bro!!! Peace!!!

One Response to “Jimz… “Sang Legenda Muncung yang Tak Kunjung Padam””

  1. Hyoga Says:

    Sis, Jimz itu pasangan hidup gue.. Jangan asal klaim, dong! Inget khayalan kita, kalo akhirnya gue dan Jimz gak nikah dan tinggal serumah.. He3!

Leave a Reply