I Miss the Pandawa
Wednesday, September 14th, 2005Pulang kantor, menggigil di dalam bus 61, kelaparan, setengah migrain (nah loh, mingrain aja setengah… jadi seperempat lah ya…), sometimes you’ve got not many things in mind. Beberapa hari ini, saat memandangi lampu-lampu kota yang mulai bersinar, entah kenapa jadi kangen banget sama sobat-sobat di Bandung. I miss hangin’ around with them a lot. One of the "gank" that I miss a lot is Pandawa Lima (plus Srikandi).
We ‘acccidentally’ gathered around when I was in high school. I was the only gal.. was the only ‘juniour’ in that group. I’ve been blessed by knowing these big brothers, Dian, Dendi, Beebin, Gun-gun, and Andri.
Gue kenal duluan ama Andri. Waktu itu lagi jaman-jamannya pake rantai, mau disambungin ke saku celana, atau sekedar dipajang di tas, pokoknya… pake rantai serasa gaya. Waktu itu lagi screening Ketua OSIS, kebetulan gue wakil dari 1-5, ketemu deh sama "kakak" yang satu ini. Gayanya yang funky-funky aneh (=D) membuat gue nyaman berada di lingkungan SMA3 yang nampaknya "sangar" dengan anak-anak alim yang gemar membaca, rajin menulis, dan gemar menabung. Jadi gak sulit untuk akrab sama mahkluk unik yang satu ini.
Gun-gun adalah senior gue di team basket. He is kinda charming in his own way. Gun-gun itu bukan tipe "budak gaul". Gun-gun mah tipe "budak bageur", sederhana, tapi enak dan nyambung kalo diajak ngomong. Gara-gara Thriac (lomba three-on-three se-Bandung), kita jadi deket.
Di Thriac ini juga, gue ketemu ama Dendi, akang mata belo yang cakep. Pertama ketemu sih, dikira Dendi tipe yang kutu buku abis. Ternyata gak juga. Walaupun memang tipe penikmat ilmu (knowledge… bukan "ilmu" yang aneh-aneh!), Dendi itu orangnya suka ngebodor and so kind!
Berkat Andri dan Dendi, akhirnya gue kenalan ama Dian alias Didi alias Maji. Tadinya gue pikir, berhubung Dian anak DKM yang cukup aktif, Dian itu pendiam, ternyata.. susah diamnya.. =)) Kemampuan Dian mendeskripsikan sesuatu itu luar biasa, bisa membuat sesuatu yang tidak menarik jadi menarik. Waktu pertama ketemu kita sibuk ngebahas game Pocahontas, dan gue gak ada habisnya ketawa. Dian juga pecinta musik (khususnya Dewa, bandnya aja dikasih nama Dewa 19×2!) dan pecinta bola. Jadi gak susah juga cari topik.
Beebin adalah mahkluk (tidak dikategorikan sebagai ‘orang’ pada umummnya, karena dicurigai masih ada hubungan dengan beruang kutub!!) yang terakhir bergabung. I was dislike him in the first sight. He seemed snob and didn’t even care to give a smile. But, I was TOTALLY WRONG!!! Beebin itu paling lucu di antara kita. Lucu dalam pengertian tingkahnya suka bikin ketawa dan juga lucu dalam pengertian "cute", eh.. nggak dink.. Beebin mah gak cute, tapi ganteng!! =)) Kebetulan, mereka punya kecengan bersama, dan menurut gue sih kakak kelas yang satu itu emang cantik =D, jadi kita sepakat dan nyambung kalo ngomong… hehehe…
Well, MENYENANGKAN BANGET ngelewatin masa-masa SMA bareng mereka. Dari sekedar nongkrong di lapang Bali, jalan-jalan ke mall, buka puasa bareng, olahraga bareng (tapi biasanya kalo mereka maen bola, gue cuman nonton), Valentinan bareng, curhat bareng, jalan-jalan ke Jayagiri, maen di salah satu rumah kita, piknik bareng ke Ciwidey, berantem, acara ulang taunan (btw, once, they gave one VERY SPECIAL card, with "CTAK-CTAK"!), belajar bareng… So many memories I have in my mind!!! Uuuugghhh makin kangeeeeeennnn!!
Lupa juga sih, kapan kita ngasih nama Pandawa. Kalo secara umur sih harusnya Dendi = Yudishtira, Andri = Bima, Dian = Arjuna, Bee-bin dan Gun-gun = Nakula dan Sadewa. Tapi secara kelakuan gak cocok!! Hahaha.. jadi susunannya (setidaknya versi Tjita):
Dian = Yudishtira, soalnya Dian itu orangnya ngemong banget dan gemar memberikan petuah-petuah bijak
Beebin = Bima, badannya paling besar dan yang paling "lucu"… =D
Dendi = Arjuna, Dendi cakep dan memiliki cukup penggemar
Gun-gun dan Andri = Nakula dan Sadewa, alesannya… hehehehe.. berhubung mereka bertolak belakang banget, jadi seperti anak-kembar dengan sifat yang berbeda… (hihihihi.. maksaaaaa!!!)
Neways, Srikandinya gue dunksss… dan mungkin emang cocok, karena (kalo di cerita Jawa), Srikandi itu tadinya cowok tapi akhirnya berubah jadi cewek.. tapi lupa banget gimana ceritanya!!!). And here I am.. "HALF"… hahahaha….
(Sigh) Miss ya a lot guys… kapan lagi kita bisa "have fun go man" (dengan mereka istilah ini ada dalam konteks yang positif ;))?!! Apa kita ngumpul pas Beebin lulus? Hihihi.. maaf ya Bin, no pressure!! Love you all, may you all reach your dreams and have a wonderful life… God bless You, my brothers!